Perbedaan Cisco & Mikrotik, Perbedaan MTCNA & CCNA juga Dasar-Dasar pada Cisco











Cisco

- Cenderung harganya lebih mahal, dirancang untuk perusahaan besar dan infrastruktur jaringan kompleks

- Dikenal untuk jaringan berukuran besar seperti WAN, sering digunakan oleh perusahaan besar dan penyedia layanan

- Mengandalkan Command Line Interface (CLI) untuk konfigurasi antarmuka, yang memerlukan pemahaman teknis lebih dalam

- Menyediakan dukungan profesional yang kuat dan program sertifikasi internasional

- Dikenal dengan fitur keamanan canggih seperti firewall dan VPN, serta sangat berskala untuk kebutuhan perusahaan besar.


Mikrotik

- Harganya lebih terjangkau, ideal untuk bisnis kecil hingga menengah

- Cocok untuk jaringan skala kecil hingga menengah, sering digunakan oleh ISP lokal dan hotspot

- Menggunakan WinBox, antarmuka grafis yang mudah digunakan

- Memiliki komunitas pengguna yang aktif dengan banyak tutorial dan dukungan online

- Menyediakan fitur keamanan dasar dan konfigurasi.


Berdasarkan keterangan si atas Cisco memiliki jangkauan produk yang luas dan memiliki fitur-fitur tingkat lanjut seperti skalabilitas, keamanan tinggi dan redundansi. Sementara itu, Mikrotik adalah merek yang lebih fokus pada pasar skala menengah hingga kecil. Produk Mikrotik lebih terjangkau dan cocok untuk perusahaan kecil atau jaringan rumahan.

Pemilihan antara Mikrotik dan Cisco tergantung pada kebutuhan spesifik pengguna. Mikrotik lebih baik untuk solusi yang ekonomis dan fleksibel, sementara Cisco lebih unggul dalam kejelasan, dukungan profesional, dan fitur keamanan untuk jaringan besar.




MTCNA (MikroTik Certified Network Associate) 

- Dikeluarkan oleh MikroTik, sebuah perusahaan yang menyediakan perangkat jaringan dan software untuk konektivitas internet.

- Fokus pada kemampuan dasar untuk memahami jaringan MikroTik, termasuk konfigurasi dasar, routing, dan switching MikroTik

- Sertifikasi ini merupakan titik awal untuk memulai karir sebagai teknisi jaringan MikroTik. Setelah memiliki MTCNA, seseorang dapat memilih spesialisasi seperti MTCRE (MikroTik Certified Routing Engineer) atau MTCWE (MikroTik Certified Wireless Engineer)

- Biaya ujian MTCNA relatif lebih rendah dibandingkan dengan CCNA. Selain itu, jalur sertifikasi MikroTik lebih singkat dan lebih fokus pada kemampuan dasar MikroTik


CCNA (Cisco Certified Network Associate) 
- Dikeluarkan oleh Cisco, sebuah perusahaan yang secara de-facto menjadi standar teknologi jaringan komputer di dunia.

- Mencakup dasar-dasar jaringan komputer, teknologi jaringan, model networking, alamat IP dan subnetting, pengelolaan Cisco IOS dan perangkat Cisco, routing dasar hingga RIP, switching dasar hingga antar-VLAN, keamanan, NAT, dan perkenalan IPv6

- Sertifikasi ini merupakan tingkat associate dalam program sertifikasi Cisco. Setelah CCNA, seseorang dapat melanjutkan ke tingkat profesional dengan CCNP atau expert dengan CCIE

- Biaya ujian CCNA adalah $325. Sertifikasi CCNA dapat diperoleh melalui dua jalur: ujian ICND1 (100-105) dan ICND2 (200-125), dengan 75% materi ICND1 dan 25% materi ICND2


Secara keseluruhan, MTCNA dan CCNA memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mengukur kemampuan dasar dalam jaringan komputer, tetapi mereka memiliki kurikulum dan struktur sertifikasi yang berbeda.

MTCNA merupakan sertifikasi dari Mikrotik yang merupakan sertifikasi untuk Network Engineer entry-level, sedangkan CCNA merupakan sertifikasi dari Cisco untuk tingkat pemula.


DASAR-DASAR PADA CISCO










Terdapat 3 Mode yaitu :

- Mode Exec ">"

Mode exec adalah mode yang pertama muncul atau mode paling dasar.

- Mode Previlege 

Mode Previlege adalah mode admin atau mode yang dapat memerintah  setelah mode awal tetapi terbatas.

Untuk masuk kedalam mode ini maka hanya perlu mengetik enable di mode pertama,

Router>enable

Setelah itu muncul,

Router#

- Mode Global Config "(config)"

Mode Config adalah mode yang paling berkuasa atau mode yang dapat mengatur-atur tanpa terbatas.

Untuk masuk ke mode ini kita perlu masuk ke mode Previlege terlebih dahulu,

Router>enable 

Router#configure terminal 

Setelah itu baru muncul,

Router(config)#


Bagaimana cara mengubah nama router & mengubah hostname?


untuk mengganti nama router kalian tinggal mengklik kanan pada nama router setelah itu kalian tinggal mengganti namanya lalu enter.


setelah itu kalian perlu mengganti nama routernya juga di sistem dengan cara masuk ke CLI seperti pada gambar di atas, lalu ketik

Router>enable

Router#configure terminal

Router(config)#hostname namabaru

lalu enter.















Komentar

Postingan populer dari blog ini