MATERI KEDUA DESIGN GRAFIS
Nama : Syintia Elisa
Nim : 23040044
Kelas : R2-4A
FIK - Teknik Informatika
Tugas Design Grafis
1. Pengertian dari Nirmana
Nirmana adalah ilmu tata rupa yang menggabungkan elemen-elemen visual seperti garis, bentuk, warna, dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Istilah "nirmana" berasal dari bahasa Sansekerta, di mana "nir" berarti tanpa atau tidak, dan "mana" berarti bentuk, arti, atau makna. Dengan demikian, nirmana adalah sesuatu yang pada awalnya tidak memiliki bentuk atau makna, tetapi dapat diolah menjadi karya seni rupa melalui penerapan asas atau prinsip desain.
Nirmana berfokus pada aspek-aspek kasat mata seperti proporsi, komposisi, keteraturan, skala, irama, keseimbangan, dan simetri. Dalam pendidikan seni dan desain, nirmana bertujuan untuk melatih kemampuan menyusun berbagai unsur seni menjadi kesatuan yang indah atau sesuai dengan tujuan penciptaan karya. Nirmana memiliki pengaruh yang besar terhadap sebuah desain dan sering disebut sebagai ilmu tata rupa.
- Prinsip nirmana terdiri dari:
- keseimbangan
- kesatuan/keselarasan/harmoni
- penekanan/emphasis/center of interest
- irama/ritme/rhythm
- proporsi
- kontras
- kesederhanaan/simplicity
- kejelasan/clarity/discoverability
- Jenis-jenis nirmana:
- Nirmana dwimatra (2 dimensi)
unsur rupa dan asas desain yang ditunjukan untuk karya yang memiliki 2D (dua dimensi)
- Nirmana trimatra (3 dimensi)
elemen dan prinsip desain yang ditujukan untuk karya dengan ruang 3D (tiga dimensi).
- Tujuan utama nirmana adalah:
- Membantu desainer memahami bagaimana mengatur elemen-elemen visual untuk menciptakan karya yang harmonis dan estetis
- Membantu mempelajari kepekaan dalam merancang sebuah karya yang bisa dinikmati oleh mata
- Membuka wawasan baru dan meningkatkan kreativitas
2. Elemen-elemen design grafis berdasarkan bentuknya
- Garis
Garis dibuat dari rangkaian titik dan dapat bervariasi seperti horizontal, vertikal, diagonal, melengkung, lurus, atau zig-zag. Garis dapat digunakan untuk menyampaikan pesan, menciptakan gerakan, atau mengekspresikan emosi dalam desain.
- Bidang
Bidang adalah bentuk pipih dengan dimensi panjang, lebar, dan luas. Bidang dapat berupa geometris (lingkaran, segitiga, persegi) atau organik (bentuk bebas dan tidak kaku). Bidang berfungsi sebagai elemen pembantu dalam pembentukan layout, menciptakan pola, meniru objek, serta memisahkan antar bagian desain.
- Bentuk (Shape)
Bentuk adalah elemen yang memiliki tinggi, lebar, dan diameter, yang dihasilkan dari garis-garis yang tersusun. Bentuk dapat hadir dalam dua atau tiga dimensi dan dikategorikan menjadi bentuk natural (daun, hewan, pohon, manusia), geometris (segitiga, kotak, lingkaran), dan abstrak (ikon, grafis). Berdasarkan sifatnya, bentuk dapat berupa huruf, simbol, dan bentuk nyata.
3. Prinsip-prinsip design grafis
- Keseimbangan
Keseimbangan adalah prinsip yang menekankan bahwa sebuah karya desain harus memiliki keseimbangan agar terlihat estetik, komunikatif, dan nyaman. Terdapat empat pendekatan dalam prinsip keseimbangan desain grafis, antara lain keseimbangan simetris, asimetris, sederajat, dan radial.
- Ritme/Irama
Ritme atau Irama adalah pengulangan atau variasi pada unsur desain. Ritme dapat dihasilkan dari pengulangan unsur yang sama dengan konsisten atau dari unsur berbeda namun membentuk pola berirama.
- Penekanan
Prinsip penekanan adalah suatu hal yang menjadi fokus atau perhatian utama dengan menentukan bagian mana yang menjadi prioritas.
- Proporsi
Proporsi adalah perbandingan ukuran antara satu bagian dengan bagian lainnya. Membuat desain yang proporsional dapat dilakukan dengan menggunakan kerangka dengan margin, kolom, dan jarak.
- Kesatuan
Kesatuan adalah kohesi, konsistensi, keutuhan, dan keselarasan dari seluruh unsur desain.
- Kontras
Kontras mengacu pada penggunaan elemen warna yang berlawanan. Hal ini perlu diperhatikan agar memunculkan nilai pada sebuah desain.
- Ruang Putih (White Space)
Ruang putih juga dikenal sebagai ruang negatif yang mengacu pada area kosong dan tidak termasuk dalam elemen desain.
- Variasi
Variasi atau keberagaman digunakan dalam desain untuk membuat visual lebih menarik.
- Hierarki
Hierarki mengharuskan orang lain melihat sesuatu yang menjadi pusat perhatian pertama, kedua, ketiga, dan sebagainya.
- Kesederhanaan
Kesederhanaan atau minimalisme adalah prinsip untuk menjaga desain tetap bersih dan tidak berantakan.

Komentar
Posting Komentar